Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Malang The Glory Land Mendadak Berganti Malang Menyala Bersama, Aremania Utas Buka Suara

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

20 - Aug - 2026, 19:47

Placeholder
Mural Malang Glory Land yang telah menghiasi Kota Malang beberapa tahun hilang seketika dengan ditimpa mural Malang Menyala Bersama (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Mural ikonik bertuliskan Malang The Glory Land di salah satu dinding Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Klojen, Kota Malang, mendadak menghilang. Karya yang telah menghiasi kawasan tersebut sejak 2016 itu kini tertutup cat biru dan berganti dengan tulisan baru, Malang Menyala Bersama, berwarna putih dan kuning.

Perubahan tersebut diketahui dilakukan dalam rangkaian persiapan Festival Mbois 11 Malang Menyala yang akan digelar di Stadion Gajayana. Mural baru itu dibuat oleh Malang Creative Fusion (MCF), yang menjadi inisiator festival tersebut.

Baca Juga : Arema FC Berjuang Kembalikan Logo Historis Singa Bertindik, Terbentur Keberatan

Namun, penghapusan mural lama secara sepihak memantik sorotan. Sejumlah pihak mempertanyakan langkah tersebut lantaran mural Malang The Glory Land dinilai memiliki nilai historis bagi masyarakat, khususnya kalangan Aremania di Kota Malang.

Pengurus Aremania Utas pun turun langsung ke lokasi untuk menyikapi persoalan tersebut. Humas Aremania Utas Dedi Arisandi menyayangkan tidak adanya komunikasi dengan pihak yang sebelumnya menginisiasi maupun membuat mural tersebut.

"Jadi, kami sangat menyayangkan apa yang telah dilakukan oleh kawan-kawan panitia (MCF). Karena tidak ada klarifikasi atau pemberitahuan kepada yang menginisiasi atau yang membuat tulisan mural tersebut," ujar Dedi Arisandi.

Dedi menjelaskan, mural tersebut secara formal memang bukan milik organisasi Aremania Utas. Kendati demikian, pihaknya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan penjelasan karena mural tersebut berkaitan erat dengan identitas Aremania di Malang.

"Bagaimanapun juga, kita sesama Aremania. Meskipun ini bukan milik organisasi, tetapi mau tidak mau secara normatif berbicara Aremania di Malang, pasti kita yang pertama kali sebagai organisasi dimintai keterangan," terangnya.

Menurut Dedi, Aremania Utas tidak ingin persoalan tersebut berkembang menjadi konflik baru. Karena itu, organisasi tersebut mengambil posisi sebagai mediator agar persoalan antara pihak-pihak terkait dapat diselesaikan melalui komunikasi dan jalan kekeluargaan.

Baca Juga : Beli Hyundai Ioniq 5 Tunai, Aa Juju Keluhkan Banyak Masalah hingga Cekcok dengan Sales

"Kami disini hanya sebagai penengah supaya masalah ini tidak berlarut-larut ataupun menjadi permasalahan berikutnya, agar tidak menjadi tindakan yang tidak diinginkan. Kami ingin diselesaikan secara damai ataupun kekeluargaan dengan semangat kekompakan, damai, dan kondusif," jelasnya.

Aremania Utas juga meminta MCF menunjukkan itikad baik dengan memberikan klarifikasi secara terbuka. Selain itu, mereka berharap pihak yang melakukan perubahan mural menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga almarhum Sam Nyek, yang disebut sebagai penggagas mural Malang The Glory Land.

"Kami harap dari panitia yang melakukan perbuatan sepihak ini, agar ada klarifikasi kepada yang memiliki tulisan tersebut dan legowo meminta maaf ataupun bertanggung jawab. Apapun nantinya, baik pengecatan ulang ataupun apa yang diminta oleh rekan-rekan dari yang mempunyai tulisan ini supaya tidak ada ganjalan ataupun menjadi pemikiran yang negatif," pungkasnya.

Persoalan mural tersebut kini diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog. Aremania Utas menekankan pentingnya komunikasi antarpihak agar perubahan ruang publik di Kota Malang tidak menimbulkan polemik yang lebih luas, terlebih mural Malang The Glory Land telah menjadi bagian dari lanskap visual Kota Malang selama bertahun-tahun.


Topik

Peristiwa Mural Malang the Glory Land Aremania Aremania Utas Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni