Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta Belum Maksimal, Portal Warga Picu Hambatan Arus Lalin

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

20 - Aug - 2026, 08:21

Placeholder
Akses jalan masuk menuju Perumahan Griya Shanta yang diportal oleh warga.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES – Uji coba jalan tembus Griya Shanta belum sepenuhnya menunjukkan dampak yang diharapkan. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi menilai keberadaan portal di akses Griya Shanta menjadi salah satu penyebab utamanya.

Menurut Dito, uji coba jalan tembus tidak akan maksimal selama akses yang menghubungkan kawasan tersebut dengan Jalan Soekarno-Hatta masih tertutup. Kondisi itu membuat arus kendaraan tidak bisa mengalir secara utuh melalui jaringan jalan yang telah disiapkan.

Baca Juga : Distribusi Air Dampak Kekeringan di Malang Meluas hingga ke Sumberpucung

“Percuma mau mengujicobakan jalan tembus atau jalan baru terusan Griya Shanta kalau yang pintu depannya saja malah ditutup,” kata Dito.

Pantauan di lokasi, jalan tembus tersebut seharusnya dapat langsung menghubungkan antara Jalan Soekarno-Hatta dengan Jalan Vinolia. Namun keberadaan portal di pintu masuk Griya Shanta, membuat pengguna jalan masih harus melintas di Jalan Candi Panggung yang menjadi titik krusial kemacetan.

Namun, Dito menilai persoalan tersebut tidak bisa dilihat hanya sebagai persoalan satu ruas jalan. Menurut dia, Pemkot Malang harus melihat sistem lalu lintas di kawasan tersebut secara menyeluruh.

Kawasan itu terhubung dengan sejumlah ruas jalan, mulai Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Candi Panggung, Jalan Semanggi, Jalan Pisang Kipas, Jalan Sudimoro hingga akses menuju Permata Jingga. Di sisi barat, terdapat pula Jalan Vinolia, Jalan Saxophone dan sejumlah jalan penghubung lainnya.

Karena itu, Dito menilai keberhasilan uji coba tidak cukup diukur dari kondisi jalan tembus saja. Pemerintah juga harus memastikan seluruh akses pendukung mampu menerima dan mengalirkan pergerakan kendaraan.

“Kalau kaitannya dengan mengurai kemacetan lalu lintas, mengurangi traffic kepadatan, tentu berpikirnya tidak bisa parsial,” ujarnya.

Dito menyebut persoalan itu terlihat saat uji coba berlangsung. Ketika arus dari Jalan Soekarno-Hatta tidak dapat melewati akses Griya Shanta secara maksimal, kepadatan justru muncul pada ruas lain.

“Karena tidak maksimal Jalan Soekarno-Hatta ditutup, terjadi bottleneck akhirnya di Jalan Vinolia, termasuk di depan RRI,” katanya.

Di tengah kritik tersebut, Dinas Perhubungan Kota Malang memiliki penilaian yang berbeda. Kepala Dishub Kota Malang R. Widjaja Saleh Putra atau Jaya menilai jalan tembus Griya Shanta pada prinsipnya sudah berfungsi sebagaimana peruntukannya.

Baca Juga : Komisi II DPRD Kabupaten Blitar Dorong Penguatan Kinerja BUMD dan Pelayanan Publik

“Pada prinsipnya sudah berfungsi sebagaimana fungsi jalan dalam rangka untuk menciptakan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Jaya.

Meski demikian, Dishub tidak menampik dampak uji coba tersebut belum signifikan. Jaya mengakui penguraian kemacetan belum mencapai hasil maksimal karena masih terdapat hambatan pada akses Griya Shanta.

“Kalau mengurai sampai 100 persen belum. Sehingga ini belum terlalu efektif,” katanya.

Jaya menyebut keberadaan portal menjadi salah satu faktor yang membuat fungsi jalan tembus belum optimal. Ia bahkan menilai pemasangan portal untuk menghambat arus kendaraan bertentangan dengan ketentuan lalu lintas.

“Itu adalah suatu pelanggaran terhadap Undang-Undang Lalu Lintas karena dilarang menutup, memasang, menghambat arus lalu lintas,” tegasnya.

Dishub pun berencana kembali melakukan mediasi dengan warga. Pemkot Malang juga menyiapkan koordinasi dengan Bagian Hukum untuk membahas persoalan tersebut.


Topik

Peristiwa Jalan tembus Griya Shanta Pemkot Malang DPRD Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy