Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Harga Ikan Laut Naik, Pedagang Pasar di Malang Keluhkan Pembeli Makin Sepi

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

15 - Aug - 2026, 14:18

Placeholder
Aktivitas perdagangan ikan segar di Pasar Besar Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Kenaikan harga pangan di Kota Malang tidak hanya terjadi pada daging dan beras. Sejumlah komoditas ikan segar juga mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Di Pasar Besar Malang, harga ikan gurami kini mencapai Rp48 ribu per kilogram. Harga tersebut naik dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram.

Baca Juga : Prabowo Sebut Kupas Bawang Digaji Rp 700 Ribu/Kg, Warganet: Mana Ada?

Pedagang ikan, Dewi Fatma, mengatakan kenaikan harga belum terjadi pada seluruh jenis ikan. Menurut dia, sejumlah ikan air tawar masih relatif stabil, meski harga di tingkat pedagang mengalami penyesuaian.

"Kalau ikan air tawar harganya enggak naik, tapi lebih kepada ganti harga. Semoga memang benar karena cuaca, karena biasanya cuaca yang menjadi penyebab harga ikan naik," ujarnya.

Tekanan harga lebih terasa pada sejumlah ikan laut. Intan, pedagang ikan di Pasar Bunul, menyebut tuna, kembung hingga tongkol mengalami kenaikan dalam sekitar dua bulan terakhir.

Kenaikan harga ikan laut tersebut bervariasi. Sejumlah jenis ikan bahkan mengalami kenaikan hingga Rp35 ribu-Rp45 ribu per kilogram. Sementara beberapa komoditas lainnya bisa menembus Rp50 ribu.

Untuk ikan tuna, misalnya, harga yang sebelumnya sekitar Rp40 ribu per kilogram kini bisa mencapai Rp45 ribu. Kondisi itu mulai berdampak langsung terhadap aktivitas jual beli di pasar. "Kenaikan memengaruhi jumlah pembeli," kata Intan.

Menurut dia, kondisi cuaca di laut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pasokan ikan. Angin kencang membuat nelayan kesulitan melaut sehingga jumlah ikan yang masuk ke pasar ikut terbatas.

"Kalau anginnya kencang di laut, nelayan susah. Ikan jadi dinaikkan harganya," jelasnya.

Baca Juga : Gempa M 7,7 Guncang NTT: 2 Orang Meninggal, RSUD Ruteng hingga Hotel di Labuan Bajo Rusak

Intan selama ini mendapatkan pasokan ikan laut dari Pasar Gadang. Ketika pasokan dari nelayan terganggu, kenaikan harga di tingkat pemasok akhirnya ikut dirasakan pedagang di pasar.

Situasi tersebut membuat pedagang menghadapi persoalan ganda. Di satu sisi, harga ikan naik karena pasokan terbatas, tetapi di sisi lain kenaikan harga membuat konsumen mengurangi pembelian.

Bagi pedagang, kondisi itu membuat perputaran dagangan melambat. Sementara konsumen harus memilih antara tetap membeli ikan dengan jumlah yang sama atau mengurangi belanja.

Pedagang berharap harga ikan kembali stabil agar daya beli masyarakat pulih. Dengan begitu, aktivitas perdagangan di pasar kembali ramai dan omzet pedagang tidak terus tertekan.


Topik

Ekonomi Ikan laut harga ikan naik Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy