Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Santunan 1.500 Anak Yatim dan Duafa di Unisma : Jadi Awal Kerja Sama dengan Minhaj Welfare Foundation Inggris

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

25 - Jun - 2026, 18:15

Placeholder
1.500 Anak Yatim dan Dhuafa mendapatkan santunan dari Unisma (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menggelar santunan bagi anak yatim piatu dan duafa dalam momentum Muharram 1448 Hijriah. Sebanyak 1.500 anak dari berbagai  daerah menerima santunan dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Bundar Unisma, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda sosial tahunan kampus, tetapi juga menandai upaya Unisma memperluas jejaring kerja sama internasional dalam bidang kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Pada pelaksanaan tahun ini, Unisma mulai menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan Minhaj Welfare Foundation yang berbasis di Manchester, Inggris.

Baca Juga : Anggota Pansus LHP BPK 2025 DPRD Situbondo Desak Pemkab Bentuk Tim Tindak Lanjut Temuan

Rektor Unisma, Prof Dr Junaidi Mistar. PhD,mengatakan santunan kepada anak yatim, piatu, dan dhuafa telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap bulan Muharram. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat.

"Unisma berkomitmen untuk senantiasa membantu masyarakat dalam kegiatan-kegiatannya dan pada konteks ini setiap bulan Muharram, sekarang Muharram 1448 Hijriah, Unisma kembali menyelenggarakan kegiatan santunan," ujar Junaidi dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan santunan tahun ini memiliki nuansa berbeda karena melibatkan komunikasi awal dengan Minhaj Welfare Foundation. Beberapa waktu lalu, jajaran pimpinan Unisma melakukan kunjungan ke lembaga tersebut untuk membahas peluang kerja sama yang lebih luas.

"Kalau biasanya santunan itu kita selenggarakan secara mandiri, pada kali ini sebenarnya akan kita selenggarakan secara join, secara kolaboratif dengan sebuah yayasan internasional namanya Minhaj Foundation yang ada di Manchester," katanya.

Meski pada tahun ini keterlibatan lembaga internasional tersebut masih berupa dukungan dan apresiasi, Junaidi berharap partisipasi yang lebih besar dapat diwujudkan pada pelaksanaan berikutnya.

"Mudah-mudahan ke depan dengan waktu persiapan yang lebih lama pada pihak Minhaj Foundation, insyaallah akan bisa lebih banyak lagi partisipasinya dalam kegiatan kita ini," ungkapnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Managing Director Minhaj Welfare Foundation, Faisal Hussain. Dalam sambutannya, Faisal menilai kegiatan yang melibatkan 1.500 anak yatim piatu dan dhuafa itu memiliki makna penting karena mempertemukan berbagai pihak dalam satu ruang kepedulian sosial.

"Hari ini kita berkumpul untuk sebuah kegiatan yang sangat bermakna, yaitu Program Santunan dan Kepedulian Anak Yatim, di mana kami mendapatkan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan dukungan kepada 1.500 anak," kata Faisal.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi titik awal untuk membangun kerja sama yang lebih berkelanjutan antara Minhaj Welfare Foundation dan Unisma. Fokus kolaborasi yang direncanakan tidak hanya pada kegiatan santunan, tetapi juga pendidikan, pengembangan generasi muda, dan pemberdayaan masyarakat.

"Melalui kolaborasi di masa depan, kami ingin membangun program-program berkelanjutan di bidang pendidikan, pengembangan pemuda, dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Faisal menambahkan, kehadiran ribuan anak dalam satu forum memberikan gambaran mengenai pentingnya peran komunitas dan kolaborasi dalam menciptakan dampak sosial yang lebih luas.

Baca Juga : Hari Ini Terakhir! Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Ditutup Pukul 23.59 WIB, Cek Syarat dan Manfaatnya

"Harapan kami, kegiatan ini dapat membawa kebahagiaan dan kenyamanan nyata bagi anak-anak, serta membuat mereka mengetahui bahwa mereka dicintai, didukung, dan tidak pernah sendirian," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Unisma, Prof Dr Agus Sugianto menyebut, sebanyak 1.500 anak yatim piatu dan dhuafa menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Ia mengajak para peserta untuk turut mendoakan kemajuan kampus agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.

"Hari ini akan menyantuni sebanyak 1.500 dari yatim piatu dan dhuafa," kata Agus Sugianto.

Di hadapan ribuan anak yang hadir, Agus juga memohon doa agar Unisma terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang mampu memberikan dampak bagi bangsa dan dunia.

"Ya Allah, jadikan Universitas Islam Malang ini menjadi kampus yang telah beridentitas Islami sehingga mampu memberi perubahan kepada Indonesia dan dunia," pungkasnya.

Disisi lain, Managing Director Minhaj Welfare Foundation, Faisal Hussain, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan santunan yang melibatkan 1.500 anak yatim piatu dan dhuafa di Unisma.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi berbagi dalam satu momentum, melainkan menjadi titik awal terbentuknya kemitraan strategis antara Minhaj Welfare Foundation dan Unisma. Faisal mengatakan pihaknya melihat potensi besar untuk mengembangkan kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan, pengembangan generasi muda, serta pemberdayaan masyarakat.

 "Kami percaya bahwa dengan memadukan kepedulian Minhaj Welfare Foundation dan keunggulan akademik Unisma, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah serta membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak ini dan juga anak-anak di berbagai belahan dunia," ujarnya.

Ia menilai kehadiran 1.500 anak dalam satu ruangan menghadirkan semangat kebersamaan yang kuat sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan dampak sosial yang lebih luas. Faisal berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kebahagiaan dan dukungan nyata bagi para penerima manfaat serta menjadi awal dari kemitraan jangka panjang yang mampu menghadirkan perubahan positif, baik di tingkat lokal maupun internasional.


Topik

Pendidikan unisma prof junaidi mistar minhaj welfare foundation



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan