Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Potensi Pasar Internasional Produk Hortikultura Tak Tergarap Maksimal, Pemkot Batu Bentuk Paguyuban Eksportir

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Jun - 2026, 16:19

Placeholder
Ilustrasi pertanian Kota Batu. Produk-produk hortikultura Kota Batu bakal diperluas pemasarannya oleh Pemkot Batu dengan meningkatkan peluang ekspor dengan membentuk paguyuban eksportir. (Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Minimnya validasi data akibat belum adanya wadah penampung resmi disinyalir menjadi batu sandungan utama yang membuat penetrasi pasar internasional bagi produk hortikultura dan ekonomi kreatif di Kota Batu masih berjalan pincang. 

Menghadapi kebuntuan informasi tersebut, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu kini tengah mematangkan rencana pembentukan paguyuban eksportir.

Baca Juga : Percantik Hunian Lebih Hemat, Graha Bangunan Blitar Hadirkan Promo Nippon Ready hingga 30 Juni 2026

Langkah taktis ini diambil sebagai strategi jitu untuk memotong hambatan birokrasi komunikasi sekaligus memvalidasi data capaian niaga luar negeri yang selama ini terserak tanpa pengawasan sistematis. Ketiadaan komite atau asosiasi resmi dinilai membuat jembatan komunikasi antara para pelaku usaha lokal dengan otoritas regulasi daerah menjadi terputus.

“Selama ini pola koordinasi yang terbangun masih berjalan secara parsial, sehingga melalui paguyuban ini nantinya validasi data volume dan nilai ekspor akan jauh lebih presisi karena berbasis laporan berkala dari anggota,” terang Kepala Diskumperindag Kota Batu, Dian Fachroni Kurniawan, Rabu (3/6/2026).

Dian mengakui urgensi pelembagaan kelompok ini sangat krusial guna menyederhanakan rantai birokrasi pembinaan pelaku usaha. Tanpa adanya wadah tunggal, arus informasi mengenai insentif perdagangan, regulasi kepabeanan (bea cukai), hingga peta peluang pasar global yang baru sering kali gagal tersampaikan secara instan ke tingkat bawah.

Selain itu, aspek legalitas perdagangan luar negeri juga menjadi sorotan tajam bagi instansi dinas. Melalui kehadiran asosiasi ini, otoritas perdagangan daerah berkomitmen untuk memberikan asistensi pemenuhan dokumen serta kepengurusan sertifikasi internasional secara kolektif untuk mendobrak ketatnya palang pintu regulasi nontarif di berbagai negara tujuan.

Ironisme tata kelola ekspor di Bumi Kota Wisata saat ini tecermin dari masih minimnya jumlah entitas bisnis yang tercatat di papan data dinas terkait.

Hingga akhir Mei ini, baru ada lima eksportir resmi saja yang teridentifikasi oleh Pemkot Batu, yakni Arjuna Club Indonesia, Delta Raya, Kokedama, CV Kusuma Wijaya, serta Koperasi Margo Makmur Mandiri yang baru terintegrasi pada tahun lalu.

Baca Juga : Rupiah Nyaris Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah se-Asia

Padahal, realitas pergerakan ekonomi di lapangan menunjukkan volume komoditas unggulan pertanian dan sektor kerajinan lokal yang berhasil menembus pasar internasional disinyalir jauh lebih tinggi. Pihak dinas menengarai banyak pelaku usaha skala makro yang selama ini bergerak mandiri tanpa melaporkan aktivitas niaga lintas negara tersebut ke pemerintah daerah.

"Ke depan, paguyuban ini tidak hanya sekadar diplot menjadi ruang diskusi seremonial semata, melainkan bakal dioptimalkan sebagai pusat inkubasi ekspor yang aktif," kata Dian. Serangkaian program pelatihan standardisasi mutu produk dan pembinaan manajemen logistik global telah disiapkan secara matang untuk mendorong integrasi para pelaku UMKM baru.

Melalui pendampingan yang terstruktur dari hulu ke hilir, diversifikasi produk lokal asli daerah diharapkan mampu bersaing dan mendominasi pasar global secara masif.

"Langkah ini sekaligus memastikan seluruh aktivitas perdagangan luar negeri asal Kota Batu dapat berjalan secara legal, aman, serta terdokumentasi dengan baik dalam sistem database daerah," imbuhnya.


Topik

Pemerintahan Kota Batu Pasar Internasional Produk Hortikultura Pemkot Batu Paguyuban Eksportir



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan