Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Momentum Hari Lahir Pancasila, Bupati Sanusi Ajak Seluruh Elemen Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Nurlayla Ratri

01 - Jun - 2026, 19:06

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi saat memimpin jalannya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Pendapa Agung Kabupaten Malang, Senin (1/6/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Pada momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati pada tanggal 1 Juni 2026 dengan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", Bupati Malang HM. Sanusi mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. 

Pernyataan itu merupakan sambutan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang disampaikan Sanusi saat menjadi pemimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Pendapa Agung Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Labuh Masal di Desa Dukuh, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ungkap Tulungagung Lumbung Pangan di Jatim

Di mana pada peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut disaksikan oleh Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Malang Kholiq, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Malang Sudarman, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang Erny Fatma Setyoharini, Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar beserta jajaran kepala perangkat daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di Pendapa Agung Kabupaten Malang. 

Sanusi menegaskan, seluruh elemen bangsa utamanya generasi muda harus menjadi penjaga masa depan dan menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology. "Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah," ungkap Sanusi, Senin (1/6/2026). 

Pihaknya juga mengajak seluruh stakeholder, utamanya para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang untuk memastikan setiap kebijakan publik yang lahir harus berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil dan tidak membiarkan ada masyarakat yang merasa ditinggalkan. 

"Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita," tegas Sanusi. 

Pejabat publik yang dulunya pernah berprofesi sebagai seorang guru ini mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Malang untuk bersama-sama meneguhkan kembali komitmen kebangsaan serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan yang kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya. 

"Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik tercinta," seru Sanusi. 

Lebih lanjut Sanusi menjelaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan belaka, melainkan Hari Lahir Pancasila dapat menjadi momentum refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. 

Baca Juga : Usai Libur Hari Lahir Pancasila, Apakah 2 Juni 2026 Masih Libur? Simak Faktanya

Sanusi menyebut, Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Menurutnya, di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. 

"Pancasila adalah jangkar moral dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," kata Sanusi. 

Ia menambahkan, sesuai dengan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, semua masyarakat memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. 

"Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik. Sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata," pungkas Sanusi. 


Topik

Pemerintahan Bupati Malang Sanusi hari lahir pancasila



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan