Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Gaya Hidup

Mengenal 8 Jenis Kebaya Khas Nusantara dan Ciri Khasnya, Warisan Budaya yang Tetap Eksis

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Apr - 2026, 13:33

Placeholder
Ilustrasi kebaya. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Kebaya memiliki hubungan yang erat dengan Kartini. Tak heran jika dalam perayaan Hari Kartini yang jatuh pada Selasa 21 April 2026 kebaya menjadi topik yang sering dikaitkan dengan Kartini. 

Kebaya bukan sekadar pakaian tradisional, tetapi juga simbol identitas perempuan Indonesia yang sarat makna budaya. Dari masa ke masa, kebaya terus berkembang mengikuti zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai estetika dan filosofi yang melekat di dalamnya.

Baca Juga : Kartini di Jalanan: Kisah Supeltas Perempuan Berkebaya

Kini, perhatian terhadap kebaya semakin besar. Pemerintah bahkan menetapkan 24 Juli sebagai Hari Kebaya Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023 sebagai bentuk penghormatan dan upaya pelestarian. Tak hanya itu, kebaya juga telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO, hasil kolaborasi beberapa negara di Asia Tenggara.

Antusiasme masyarakat, terutama generasi muda, pun semakin terlihat. Gerakan seperti “Selasa Berkebaya” menjadi salah satu bukti bahwa kebaya masih relevan dan mulai kembali digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Asal-usul dan Perkembangan Kebaya

Sejarah mencatat bahwa kebaya sudah dikenal sejak abad ke-15 hingga ke-16. Kata “kebaya” sendiri diyakini berasal dari berbagai bahasa, seperti Arab (kaba), Portugis (caba/cabaya), hingga pengaruh budaya Tiongkok.

Pada awalnya, kebaya dikenakan oleh perempuan bangsawan sebagai simbol status sosial. Namun seiring waktu, kebaya mengalami banyak adaptasi di berbagai daerah di Nusantara. Setiap wilayah menghadirkan ciri khas tersendiri, mulai dari model, bahan, hingga motifnya.

8 Jenis Kebaya Khas Nusantara dan Ciri Khasnya

Kebaya memiliki beragam jenis. Dilansir dari laman Indonesiabaik Kominfo, berikut 8 jenis kebaya khas Nusantara dan ciri khasnya:

1. Kebaya Jawa

Kebaya Jawa sudah ada sejak era Kerajaan Majapahit. Modelnya sederhana dengan kerah berbentuk V dan panjang hingga pinggul atau lutut. Biasanya menggunakan bahan transparan seperti brokat atau sutra, dilengkapi bordiran halus. Warna yang digunakan cenderung gelap seperti hitam atau merah tua, sering dipakai dalam acara adat dan pernikahan.

2. Kebaya Bali

Kebaya Bali identik dengan warna-warna cerah seperti kuning, ungu, hingga biru. Dilengkapi dengan obi atau selendang di pinggang yang tidak hanya memperindah tampilan, tetapi juga memiliki makna simbolis sebagai pengingat untuk menjaga sikap. Biasanya dipadukan dengan kamen, kain lilit khas Bali.

3. Kebaya Encim (Betawi)

Kebaya Encim merupakan perpaduan budaya Betawi, Tionghoa, dan Melayu. Nama “encim” berasal dari bahasa Hokkien yang berarti “bibi”. Ciri khasnya terletak pada bordiran bermotif bunga dan hewan serta teknik kerancang yang memberikan kesan elegan dan mewah.

4. Kebaya Sunda

Kebaya Sunda memiliki potongan yang lebih modern dengan kerah segilima atau model sabrina. Lengan bagian ujung biasanya sedikit melebar dan dihiasi bordiran halus. Warna-warna cerah seperti pastel sering digunakan, mencerminkan kesan anggun dan feminin.

Baca Juga : Mengapa Kebaya Identik dengan Hari Kartini? Ini Sejarah, Makna, dan Filosofinya

5. Kebaya Rancongan (Madura)

Kebaya Rancongan dikenal dengan model yang pas di badan dan tampak tegas. Biasanya dipadukan dengan sarung batik khas Madura. Aksesori seperti kalung brodong dan perhiasan emas menjadi pelengkap yang memperkuat kesan mewah.

6. Kebaya Labuh (Riau)

Kebaya Labuh memiliki panjang hingga lutut dengan bagian bawah yang melebar. Terdapat kancing besar di bagian depan sebagai ciri khas. Kebaya ini biasanya dipadukan dengan kain cual khas Riau dan sering dikenakan dalam acara adat.

7. Kebaya Basiba (Padang)

Kebaya Basiba berasal dari budaya Minangkabau. Modelnya longgar dan panjang, menyerupai kaftan. Biasanya dipadukan dengan songket atau batik sebagai bawahan. Kebaya ini sering digunakan dalam acara adat dan kegiatan resmi.

8. Kebaya Kutubaru

Kebaya Kutubaru memiliki ciri khas tambahan kain di bagian tengah dada yang menghubungkan sisi kiri dan kanan. Model ini memberikan kesan klasik dan elegan, sehingga cocok digunakan dalam berbagai acara, baik formal maupun santai.

Setiap jenis kebaya mencerminkan karakter dan nilai budaya dari daerah asalnya. Perbedaan warna, potongan, hingga bahan menunjukkan betapa kayanya warisan budaya Indonesia.

Meski terus berkembang mengikuti tren, kebaya tetap mempertahankan akar tradisinya. Inilah yang membuat kebaya tidak hanya bertahan, tetapi juga semakin diminati oleh berbagai generasi.


Topik

Gaya Hidup Kebaya Hari Kartini kartini Kebaya Kartini



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni