Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Update Wanita Nikahi Wanita, Keluarga Intan Ungkap Dugaan Penculikan Usai Dua Mobil Datang Mendadak

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Apr - 2026, 20:29

Placeholder
Korban wanita dinikahi wanita, Intan Anggraeni saat melapor ke Polresta Malang Kota (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Keluarga Intan dibuat resah setelah kemunculan dua mobil mencurigakan di depan rumah pada Selasa (7/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa itu kini memunculkan dugaan adanya upaya penculikan yang diduga berkaitan dengan sosok Erfastino Reynaldi Malawat alias Rey (36), pria jadi-jadian yang nikahi Intan Anggraeni (27) secara siri.

Perwakilan keluarga sekaligus pendamping korban, Eko NS, mengungkapkan bahwa kedatangan dua mobil tersebut terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kekhawatiran. Dari salah satu mobil, terlihat seorang laki-laki turun, sementara jumlah orang di dalam kendaraan lainnya tidak diketahui.

Baca Juga : Sesi UTBK 2026 Jadi 22 sampai 2 Mei, Peserta Wajib Cek Jadwal

"Selasa sekitar jam 9 malam ada dua mobil datang kerumah Intan. Yang keluar satu orang laki-laki, yang didalam mobil saya tidak tahu berapa orang. Saat itu bapaknya intan langsung telepon saya," ujar Eko.

Sebelum kejadian itu, Intan sempat menerima pesan dari Rey melalui WhatsApp yang menyebutkan bahwa dirinya akan dijemput oleh sopir. Hal ini semakin menguatkan kecurigaan keluarga atas maksud kedatangan mobil tersebut.

"Intan sempat di WA Rey katanya dijemput sopirnya," lanjutnya.

Sejak insiden tersebut, Intan dilaporkan mengalami ketakutan dan memilih membatasi aktivitasnya. Ia kini lebih banyak berada di dalam rumah dan hanya sesekali keluar dalam pengawasan ketat keluarga.

"Sampai sekarang Intan juga tidak pernah keluar rumah, karena takut juga. Keluar hanya disekitaran rumah saja dan itu dalam pantauan keluarga," jelas Eko.

Di sisi lain, keluarga juga menyoroti janji yang sebelumnya disampaikan Rey terkait rencana lamaran dan pernikahan. Rey disebut menjanjikan lamaran pada 8 April serta resepsi pada Juni di Hotel Savana. Namun, setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan adanya reservasi di hotel tersebut.

Baca Juga : Kasus Buka Paksa Portal Bendungan Lahor Naik Status ke Penyidikan

"Kalau ke keluarga itu katanya janji lamaran nanti tanggal 8 April, dan bulan Juni resepsi pernikahan. Semua acara itu katanya akan digelar di Hotel Savana," kata Eko.

"Tapi setelah kita cek, tidak ada reservasi sama sekali di hotel itu," tegasnya.

Ketiadaan bukti pemesanan tersebut semakin menambah kecurigaan keluarga bahwa janji yang disampaikan hanyalah dalih. Mereka menduga, kedatangan dua mobil pada malam hari itu bukan untuk menjemput secara resmi, melainkan mengarah pada dugaan upaya penculikan.

Keluarga kini berharap pihak berwenang dapat segera turun tangan untuk menyelidiki peristiwa tersebut dan memberikan rasa aman bagi korban.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Wanita Nikahi Wanita pernikahan sejenis Polres Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni