JATIMTIMES - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) ditargetkan mencapai 80 ribu. Dari jumlah tersebut, 30 ribu di antaranya ditargetkan telah terbangun pada tahun 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat ditemui disela-sela kunjungan kerjanya secara maraton ke sejumlah wilayah di Jawa Timur (Jatim), termasuk di Kabupaten Malang pada Kamis (12/2/2026).
Baca Juga : DPRD Jatim Desak Pemprov Prioritaskan Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jalan Rusak
"Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih ini sesuai dengan schedule rencananya insya Allah nanti sampai Mei ini (2026, red) bisa dibangun 30 ribu dari target 80 ribu unit," ujar pejabat publik yang karib disapa Zulhas ini ketika ditemui JatimTIMES saat meninjau KDMP di Desa Kedungpedaringan, Kabupaten Malang.
Zulhas menyebut, target pembangunan 30 ribu unit KDMP hingga Mei 2026 tersebut telah sesuai dengan arahan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Yakni terkait percepatan realisasi pembangunan KDMP.
"Sehingga saya akan memastikan arahan Presiden (terkait, red) Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih ini sesuai dengan schedule," tegasnya.
Sebagaimana diberitakan, diutarakan Zulhas, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih tersebut diharapkan bisa menjadi offtaker atau pembeli siaga dari produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di desa-desa.
Baca Juga : PFI Malang Salurkan Bantuan Gizi untuk Siswa Korban Erupsi Semeru di Supiturang Lumajang
"Kemudian Koperasi (Desa Merah Putih, red) yang supply ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Jadi koperasi atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), UMKM, para usaha kecil itulah yang akan menyuplai SPPG," tegasnya.
Zulhas menyebut, mekanisme kebutuhan di SPPG yang turut di suplai oleh Koperasi Desa Merah Putih tersebut ditujukan untuk meningkatkan perputaran perekonomian masyarakat desa. "Jadi gak boleh grosir gede (besar, red) lagi, agar setiap desa ada pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang ini harus dipastikan," pungkasnya.
