JATIMTIMES - Ketombe pada rambut menjadi salah satu masalah yang umum dialami, khususnya oleh wanita. Selain mengganggu penampilan, ketombe juga bisa membuat kulit kepala gatal hingga mengalami rambut rontok.
Meski sudah diatasi menggunakan sampo anti-ketombe, bisa jadi ada kesalahan saat mengaplikasikannya saat keramasan. Dokter spesialis Kulit, kelamin dan estetika Fransiscus Clinton membeberkan kesalahan yang kerap terjadi saat menggunakan sampo anti-ketombe tapi ketombe tak kunjung menghilang.
Baca Juga : Ingin Hasil Cat Yang Memukau? Jangan Salah Pilih! Tentukan Dulu Thinner A-Special Atau Thinner B
Kesalahan saat menggunakan sampo anti-ketombe tidak berfungsi saat keramas adalah langsung dibilas. “Pasti kalian langsung bilas. Jangan ya,” ungkap dokter Clinton lewat unggahan media sosialnya.
Untuk sampo anti-ketombe, khususnya yang punya bahan Zine Pyrithione dan Selenium Sulfide, cara pemakaian yang benar harus didiamkan terlebih dahulu. Durasi untuk mendiamkannya paling cepat 3 menit hingga 5 menit.
“Hayo baca ingredient. Jangan males untuk melihat kandungan apa saja yang ada di sampo tersebut,” imbuh dokter Clinton dikutip Kamis (27/2/2025).
Kemudian lakukan keramas menggunakan sampo cukup seminggu 2 sampai 3 kali. Namun tergantung pada tingkat keparahan. Lakukan 1 sampai 2 kali untuk maintenance.
Fungsi kedua bahan tersebut untuk membunuh jamur penyebab ketombe. Sebab, di dalamnya terdapat zat aktif yang digunakan dalam sampo anti-ketombe. Keduanya bekerja sebagai antijamur dan antibakteri.
Baca Juga : Ingin Hasil Cat Yang Memukau? Jangan Salah Pilih! Tentukan Dulu Thinner A-Special Atau Thinner B
Kandungan Zinc Pyrithione Berfungsi sebagai antibakteri dan antijamur, bisa membantu menghilangkan ketombe dan gatal. Kemudian bisa membersihkan sel kulit mati, mengobati beberapa kondisi yang menghambat pertumbuhan rambut, serta mengobati psoriasis.
“Jadi, kalau kalian langsung bilas, ya percuma jamurnya nggak mati. Yang ada, cuman bersihkan minyak,” tutup dokter Clinton.
