JATIMTIMES - Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib mendampingi Ketua Tim Investasi Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) RI Ninik beserta jajaran melakukan pemetaan potensi pertanian di Desa Ngadas dan Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Lathifah bersama rombongan dari Tim Investasi Kemendes PDT RI mengawali kunjungan ke Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo untuk melihat potensi unggulan pertanian, dalam hal ini budidaya kentang.
Baca Juga : BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains
Pasalnya, dari luas wilayah Desa Ngadas yang mencapai 395 hektare, sebanyak 381 hektare merupakan areal pertanian yang mayoritas digunakan untuk budidaya kentang, sisanya sebanyak 14 hektare merupakan areal permukiman warga.
Selanjutnya, Lathifah beserta rombongan melakukan kunjungan ke Screen House yang berlokasi di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, tepatnya di Dusun Jarak Ijo untuk melihat secara langsung benih kentang berkualitas varietas Granula G.O yang dikembangkan oleh para petani milenial.
Di mana pengembangan kentang dengan varietas Granula G.O dapat memproduksi kentang mencapai 15 sampai 20 ton per hektare dari sebelumnya yang hanya sebesar tujuh sampai delapan ton per hektare.

Kemudian di lokasi terakhir, Lathifah bersama rombongan melakukan kunjungan ke Desa Gubugklakah untuk melihat dan mengambil contoh tanah yang akan dibawa oleh Tim Investasi Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes PDT RI untuk diteliti lebih lanjut. Hal itu berkaitan dengan rencana pengembangan lahan pertanian kentang di Desa Gubugklakah.
"Tujuan Kami kesini dalam rangka ingin bersama-sama menyejahterakan para petani di Kabupaten Malang. Bersama dengan Ketua Tim Investasi Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa akan kita pikirkan bersama bagaimana potensi pertanian kentang ini dapat semakin lebih baik lagi," ungkap Lathifah, Selasa (20/1/2026).
Pejabat publik yang dulunya pernah menjadi Anggota DPR RI ini mengatakan, bahwa pemetaan potensi pertanian di Kecamatan Poncokusumo ini bertujuan untuk menyejahterakan para petani. Selain itu, dengan potensialnya tanah di Kecamatan Poncokusumo untuk ditanami kentang, Lathifah menyebut bahwa kondisi itu dapat menjadi peluang yang bisa dioptimalkan. Pasalnya, kebutuhan kentang dalam negeri ini saat ini berada di angka tiga persen.
Baca Juga : Tambah Daya Gedor Lini Depan, Arema FC Datangkan Eks Playmaker Persija
"Oleh karena itu, peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin mengingat potensi pertanian Kabupaten Malang yang mendukung dan kondisi geografis Kabupaten Malang yang memadai," tutur Lathifah.
Lebih lanjut, pihaknya berharap agar kunjungan dari Tim Investasi Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes PDT RI ini dapat berdampak langsung untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Poncokusumo terkait dengan pengembangan budidaya kentang.
