Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Ribuan Liter Water Bombing Padamkan Karhutla Bromo, Ratusan Hektare Lahan Terdampak Kebakaran

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Aug - 2026, 15:25

Placeholder
Sejumlah personel gabungan saat melakukan persiapan pemadaman karhutla di kawasan TNBTS dengan menggunakan helikopter water bombing. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Luasan lahan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur diperkirakan telah mencapai ratusan hektare. Di sisi lain, beragam upaya pemadaman api juga telah dilakukan termasuk menggunakan helikopter water bombing dengan kapasitas ribuan liter air.

Perkembangan penanganan kebakaran hutan di wilayah TNBTS tersebut juga turut dikonfirmasi oleh Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan. "Prakiraan luas lahan yang terbakar sampai dengan saat ini total mencapai sekitar 135 hektare, dengan jenis vegetasi yang terdampak meliputi cemara gunung, mentigen, akasia hingga semak belukar," ujarnya.

Baca Juga : Ternyata Bukan Sekadar Hiasan, Ini Fungsi 2 Tombol Flush pada Kloset Duduk yang Jarang Diketahui

Ratusan hektare dari total lahan yang terdampak kebakaran tersebut merupakan hasil laporan terbaru yang disampaikan BPBD Kabupaten Malang pada Jumat, 7 Agustus 2026. Sehingga dimungkinkan masih berpotensi untuk terus bertambah. Mengingat sampai dengan hari ini, Sabtu, 8 Agustus 2026 upaya pemadaman kebakaran juga masih dilangsungkan.

"Wilayah terdampak kebakaran hutan saat ini telah meluas hingga ke arah bukit B29, tepatnya di Pusung Ledok Bedor yang berjarak kurang lebih 1,5 kilometer dari Pusung Jantur," ujarnya.

Sebelumnya, upaya pemadaman kebakaran juga turut dilakukan menggunakan helikopter water bombing. Teknik pemadaman yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026 tersebut ialah dengan turut menggunakan satu unit helikopter jenis Bell 412 EP HU-4205 milik TNI AL. Di mana, pada pelaksanaan sortie satu tersebut mengangkut sekitar 800 liter air ke Pusung Ledok Bedor.

Kemudian satu unit helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Berencana (BNPB) dengan registrasi PK-DBM AS35 pada sortie satu juga telah membawa empat rit atau ritase dengan masing-masing membawa 1.000 liter air. Sasarannya masih sama yakni di kawasan Pusung Ledok Bedor.

Sebelum water bombing dilaksanakan, satu unit helikopter HU-4206 milik TNI AL juga telah melaksanakan pengamatan pada area karhutla. Hasilnya, hot spot atau titik yang masih berasap berada di area Pusung Ledok Bedor.

Titik itulah yang pada akhirnya dijadikan sasaran pada proses pemadaman menggunakan teknik water bombing. "Total water bombing sebanyak 4.800 liter," pungkasnya.

Baca Juga : Tahun Ketiga Pendampingan, Unikama Fokus Naikkan Kapasitas dan Daya Saing Mebel Randusari Menuju Pasar EksporĀ 

Sebagaimana diberitakan, titik api mulai terpantau di kawasan kaldera Bromo pada Senin, 3 Agustus 2026. Titik api pada saat itu terpantau pertama kali pada kawasan Bantengan atau Bukit Jantur pada wilayah administratif Kabupaten Probolinggo.

Kebakaran hutan di kawasan TNBTS tersebut terus meluas dan bahkan hingga ke wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Di sisi lain, pihak Balai Besar TNBTS juga telah melakukan penutupan sementara pada sejumlah pintu masuk kawasan wisata Bromo hingga batas waktu yang belum ditentukan selama penanganan kebakaran berlangsung.

Sedikitnya ada ratusan personel gabungan dari berbagai unsur yang terdata dan bergabung dalam operasi penanganan darurat kebakaran hutan pada kawasan Gunung Bromo tersebut. Pada serangkaian penanganan darurat bencana karhutla di wilayah TNBTS tersebut juga turut dimonitor langsung oleh Kepala BNPB hingga Gubernur Jawa Timur.

Ratusan personel gabungan yang terlibat dalam upaya penanganan kebakaran itulah yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman dengan beragam metode. Salah satunya ialah dengan menggunakan helikopter water bombing yang diagendakan bakal terus berlangsung pada hari ini, Sabtu, 8 Agustus 2026.


Topik

Peristiwa Kebakaran Hutan Bromo Kebakaran Hutan Bromo BNPB Kabupaten Malang Helikopter Water Bombing OMC



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa