Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Bupati Sanusi akan Maksimalkan Program Sekolah Plus Mengaji di SDN-SMPN Kabupaten Malang

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

19 - Feb - 2026, 21:31

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi saat menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan agar meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Malang, Rabu (18/2/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan agar dapat memaksimalkan Program Sekolah Plus Mengaji di SDN maupun SMPN yang ada di Kabupaten Malang. 

Hal itu disampaikan Sanusi usai melihat kualitas mengaji siswa SD Tahfidz Al-Qur'an Daarul Ukhuwwah, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang yang sangat bagus. Menurutnya, Program Sekolah Plus Mengaji ini tidak masuk ke dalam kurikulum khusus, tetapi masuk ke dalam muatan lokal. 

Baca Juga : Sekda Budiar Ikuti Rakor Program MBG Bersama Menko Pangan, Keberlanjutan Program Jadi Penekanan

"Untuk kurikulum khusus tidak ada, tapi ada muatan lokal yang dikuatkan dengan SK Bupati terkait Sekolah Plus Mengaji," ungkap Sanusi kepada JatimTIMES.com. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menjelaskan, dalam praktiknya, Program Sekolah Plus Mengaji diperuntukkan bagi seluruh pelajar dari lintas agama yang ada di Kabupaten Malang. 

Sanusi menyebut, terdapat beberapa sekolah di Kabupaten Malang yang menjadi pilot project Program Sekolah Mengaji. Salah satunya SDN yang terdapat di Kecamatan Kepanjen dan beberapa sekolah lainnya. 

"Jadi anak-anak sebelum memasuki jam pelajaran, diwajibkan membaca kitab sucinya masing-masing. Di Kabupaten Malang sudah kita bentuk sekolah moderasi. Itu mereka mempelajari kitab sucinya masing-masing, utamanya Al-Qur'an. Untuk agama lainnya juga diperlakukan yang sama," jelas Sanusi. 

Sementara itu, Sanusi menyebut, Program Sekolah Plus Mengaji ini merupakan terobosan dari Pemkab Malang di bawah kepemimpinannya. Pasalnya, ketika awal menjabat sebagai Bupati Malang, ia mengaku miris dikarenakan ada pelajar SDN dan SMPN yang beragama Islam tetapi tidak bisa membaca Surat Al-Fatihah. 

"Dulu saat awal saya menjabat sebagai Bupati Malang, ada pelajar SD dan SMP saya suruh baca Surat Al-Fatihah, ternyata tidak bisa. Sehingga saat menggencarkan Program Sekolah Plus Mengaji," tutur Sanusi. 

Baca Juga : Unisba Blitar Dorong Transformasi Digital SD Negeri 2 Turi Lewat Aplikasi SITURI

Pasalnya, ketika para pelajar bisa memahami kitab sucinya masing-masing, maka fondasi spiritual dari anak tersebut akan kuat dan dapat mengimplementasikan di kehidupan sehari-hari. Ia berharap, ketika fondasi beragama dari para pelajar di Kabupaten Malang sudah kuat, maka akan lebih mudah mencetak karakter pemuda yang berintegritas dan memiliki akhlak terpuji. 

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa saat ini sudah mulai bermunculan anak-anak pada jenjang SDN maupun SMPN yang sudah bisa membaca dan memahami kitab sucinya masing-masing, salah satunya Al-Qur'an. Menurutnya, meskipun SDN maupun SMPN di Kabupaten Malang merupakan sekolah umum, tetapi sudah ada pelajar yang menghafalkan Juz 'Amma atau Juz 30. 

"Alhamdulillaah, saat ini sudah ada pelajar yang hafal Juz 30 atau Juz 'Amma. Ke depan saya berharap Program Sekolah Plus Mengaji bisa dikuatkan di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Malang untuk mencetak generasi berkualitas dan berakhlakul karimah," pungkas Sanusi.


Topik

Pemerintahan Bupati Sanusi pemkab malang dinas pendidikan Sekolah Plus Mengaji SDN-SMPN Kabupaten Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan