Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Disorot Presiden Prabowo, Pemkot Malang Siap Tertibkan Baliho Perusak Wajah Kota

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - Feb - 2026, 13:17

Placeholder
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tak menunggu lama menindaklanjuti sorotan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait menjamurnya baliho, reklame, dan papan iklan yang dinilai merusak estetika kota. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan kesiapan jajarannya untuk menertibkan hingga membongkar baliho yang dinilai tidak sesuai aturan dan mengganggu wajah kota.

Penataan reklame tersebut menjadi bagian dari agenda besar Pemkot Malang dalam memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan, mulai dari kebersihan, pengelolaan sampah, hingga penataan ruang publik. Sejumlah kawasan strategis pun masuk daftar prioritas, salah satunya Kayutangan Heritage yang selama ini dikenal sebagai ikon sejarah dan magnet wisata Kota Malang.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Kebut Revitalisasi Eks Hi-Tech Mal, Disiapkan Jadi Pusat Sains dan Kreativitas Anak Muda

Wahyu menyampaikan bahwa keberadaan baliho tidak boleh berdiri sendiri tanpa memperhatikan keindahan kota. Menurutnya, papan iklan harus dipasang secara tertib, mengikuti regulasi, dan selaras dengan karakter kawasan.

“Baliho-baliho dan papan iklan yang tidak perlu akan kami tata. Tidak boleh asal pasang, yang utama adalah estetikanya. Kalau tidak cocok dan mengganggu keindahan kota, akan kami bongkar dan sesuaikan,” tegas Wahyu.

Ia menjelaskan, langkah tegas tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Jakarta. Dalam forum nasional itu, Presiden secara khusus menyinggung pentingnya menjaga estetika ruang publik, bahkan hingga pada detail yang kerap dianggap sepele.

“Beliau (Presiden Prabowo, red) sampai melihat detail seperti ini. Kami di lapangan yang harus melakukan penataan,” ujarnya.

Wahyu menambahkan, beberapa titik di Kota Malang telah menjadi perhatian karena dipenuhi baliho yang tidak tertata. Sisi timur Stadion Gajayana menjadi salah satu contoh kawasan yang dinilai semrawut. Selain itu, area Kayutangan Heritage hingga jembatan penyeberangan orang (JPO) juga akan dievaluasi karena masih ditemukan reklame yang melanggar ketentuan.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Gelar Sosialisasi KDRT Selama Dua Hari, Libatkan 225 Peserta

“Di Kayutangan ini apabila memang masih banyak yang tidak sesuai Perda, akan segera kami evaluasi dan tertibkan,” tandasnya.

Melalui penertiban baliho dan reklame ini, Pemkot Malang berharap ruang kota dapat kembali berfungsi optimal, tampil lebih rapi, nyaman, dan mendukung citra Kota Malang sebagai kota wisata sekaligus kota bersejarah.

“Kami menyiapkan skema penertiban, apabila memang ditemukan pelanggaran maupun mengurangi nilai estetika, kami evaluasi dan kami bisa bongkar,” pungkas Wahyu. 


Topik

Pemerintahan Rakornas pemkot malang Wali Kota Malang baliho wajah kota penataan baliho



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Situbondo Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan