Wabup Irwan saat meresmikan jembatan Pantekosta (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)
Wabup Irwan saat meresmikan jembatan Pantekosta (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)

BONDOWOSOTIMES-Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat meresmikan jembatan di gang Pantekosta di Kelurahan Dabasah, Kecamatan Kota, Senin (11/1/2021).

 Irwan menggunting pita merah sebagai tanda dibukanya jembatan kebanggaan warga sekitar.

Baca Juga : Bupati Sanusi Tinjau Jembatan Druju yang Ambrol, 8 Bulan Rampung Pengerjaan

Jembatan yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso itu merupakan akses utama bagi warga di Pedukuhan Tarbiya. Perbaikan jembatan tersebut dilakukan awal November 2020, dengan menelan anggaran Rp 1,4 miliar lebih.

Dalam kesempatan tersebut, Irwan mengatakan, jika pembangunan jembatan merupakan prioritas, bahkan telah dijadwalkan sejak sebelum pandemi. Sebab sebelumnya jembatan tersebut telah mengalami kerusakan parah. Sementara untuk jembatan yang lain, terutama di desa-desa masih akan dijadwalkan ulang.

"Kenapa ini didahulukan karena ini jembatannya sudah goyang. Sudah mau roboh makanya diprioritaskan. Bahkan sebelum dibangun hampir ada korban," jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga akan mendorong untuk pemberdayaan masyarakat di sana terutama peningkatan perekonomian warga.

"Tempo hari embrio untuk kampung kelir juga ada ibu-ibu sudah merencanakan itu. Khususnya juga bank sampah. Sehingga itu akan kita dorong akan kor6dinasi dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga," jelasnya.

Irwan juga  berpesan kepada masyarakat, agar memanfaatkan dan memelihara dengan baik. "Kalau lampunya mati, kesadaran masyarakat untuk memperbaiki. Tak perlu menunggu Pemkab terus," imbaunya.

Ia juga mengimbau kapada Camat Bondowoso dan lurah agar masyarakat dibimbing untuk meningkatkan inovasi.

"Syukur-syukur disulap menjadi kampung wisata. Agar peduli perkembangan perekonomian. Jangan takut dan berkecil hati," pesannya.

Baca Juga : Atasi Banjir, Pemkot Malang Minta Kucuran Dana Rp 128 Miliar Dari Provinsi Jatim

Sementara itu, warga Pedukuhan Tarbiya, Pendeta R Yvonne Killala mengaku sangat bersyukur dengan dibangunnya jembatan tersebut.

"Memang sebelum dibangun jembatan ini rusak berat. Hampir terjadi korban. Jembatan sebelumnya sudah sekitar 39 tahun," jelasnya.

Jembatan yang dibangun tersebut sangat bermanfaat bagi warga di sekitar Pantekosta. "Karena banyak warga sini yang aktivitasnya di pasar untuk berjualan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan Pantekosta viral di beberapa platform media sosial. Karena desainnya yang apik. Banyak warga berswafoto di sana. Di samping kiri-kanan jembatan terdapat lampu hias yang sekaligus untuk penerangan.