Pelabuhan tanjung tembaga kota Probolinggo. (Foto: Freepik)
Pelabuhan tanjung tembaga kota Probolinggo. (Foto: Freepik)

Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo berencana membentuk dua badan usaha milik daerah (BUMD). Dua BUMD itu adalah terkait pengelolaan pasar dan pelabuhan. Rencana itu diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Probolinggo Rey Suwigtyo.

Dua BUMD ini dinilai penting, pasalnya bisa menjadi penunjang pengelolaan pelabuhan dan pasar di Kota Probolinggo.

Baca Juga : Wali Kota Habib Hadi Launching Pameran Museum Rasulullah SAW, Ribuan Pengunjung Antre Lihat Darah Nabi 

 

Tyo, sapaan Kepala Bappeda Litbang, menyebutkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) untuk pelaksanaannya. 

“Untuk BUMD Pelabuhan ini rencananya akan ada MoU dengan Pemprov Jatim. Nantinya mana tugas BUMD Provinsi dan BUMD dari Kota Probolinggo. Tapi seperti apa tugas-tugasnya, masih akan dibahas lagi,” ujarnya.

BUMD Pasar akan berbentuk Perumda, sedangkan untuk pelabuhan akan berbentuk PT. Hal ini dikarenakan pengelolaannya (BUMD Pelabuhan, red) bukan dari PNS, melainkan dari orang-orang profesional.

“Seperti saat ini PDAM itu kan tidak diisi oleh PNS, tapi orang-orang profesional. Diharapkan, dengan dikelola sebagai BUMD, maka bisa bekerja dengan sistem swasta. Memangkas birokrasi juga,” tegasnya.

Hal yang sama juga untuk BUMD Pasar. Nantinya, semua pasar di Kota Probolinggo akan dikelola oleh BUMD pasar. Sedangkan saat ini masih dikelola di bawah UPT Pasar. 

Baca Juga : Jembatan Miliaran Rupiah yang Dibangun Pemkot Surabaya di Mangrove Letoy 

 

“Semua pasar. Termasuk pasar agro yang akan dikembangkan juga akan dikelola BUMD Pasar,” imbuhnya.

Namun, Tyo menambahkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan kapan program tersebut bisa direalisasikan. 

“Tahun 2021 masih akan dilakukan pembahasan dengan Pemprov Jatim tentang BUMD ini. Jika dibentuk BUMD, jelas modal dari Pemkot Probolinggo dalam bentuk penyertaan modal. Sehingga perlu ada Perda untuk pembentukan BUMD ini,” pungkasnya.