Gelar Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kediri Secara Sederhana, Ini Harapan Mas Dhito
Reporter
Eko Arif Setiono
Editor
A Yahya
04 - Apr - 2026, 03:31
JATIMTIMES - Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222 dengan tema "Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya" digelar secara sederhana di lapangan belakang komplek kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Sabtu (4/4/2026).
Prosesi ini diikuti seluruh jajaran pegawai dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Kabupaten Kediri. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini prosesi digelar di komplek Kantor Pemkab bukan di Pendopo Panjalu Jayati.
Baca Juga : Cara Membuat Twibbon Paskah dengan ChatGPT, Mudah dan Cocok Dibagikan di Media Sosial
"Ini ditempatkan di Kantor Pemkab supaya orang yang mau bersilaturahmi bisa melihat kondisi Pemkab yang hari ini saya rasa sudah semakin baik, bangunan juga sudah kembali berdiri," kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Sebagaimana diketahui, bangunan gedung di komplek perkantoran Pemkab Kediri sebelumnya hangus terbakar akibat aksi anarkis massa pada Agustus 2025. Melalui momentum hari jadi ini menjadi penyemangat baru untuk guyub rukun dan bangkit tanpa meninggalkan jati diri.
Prosesi tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kediri ini diawali dengan penyerahan santunan kepada disabilitas dan anak yatim yang dipimpin langsung oleh Bupati Dhito beserta istri Eriani Annisa atau Mbak Cicha dan diikuti Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa serta Forkopimda.
Meski digelar sederhana, menurut Mas Dhito yang terpenting prosesi tersebut tidak meninggalkan esensi hari jadi. Dalam prosesi ini, diadakan pembacaan Prasasti Harinjing yang menjadi cikal bakal Hari Jadi Kabupaten Kediri.
Baca Juga : Daftar Bansos Cair April 2026: PKH, BPNT, PIP hingga PBI, Ini Rincian dan Cara Cek Penerima
Setelah pembacaan Prasasti Harinjing, diadakan pula penyerahan bagian dari gunungan hasil bumi oleh bupati kepada wakilnya sebagai simbol sinergitas dan kerukunan pimpinan daerah.
"Harapan kami di ulang tahun Kabupaten Kediri ke-1222 ini tetap menjadi kabupaten yang guyub rukun, ayem tentrem, gemah ripah loh jinawi," tandas Mas Dhito.(adv)
