Mayat Perempuan Tanpa Busana di Sungai Jabung Malang Ternyata Remaja Asal Nganjuk

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

22 - Feb - 2026, 06:15

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi jasad perempuan misterius yang ditemukan tewas mengenaskan di aliran Sungai Kedung Winong kawasan Kali Jilu, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang pada Selasa (17/2/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan intensif pihak kepolisian, mayat perempuan yang ditemukan dalam kondisi tanpa busana serta tangan terikat dan mulut tersumpal kain tersebut merupakan jasad seorang remaja berusia 17 tahun. Korban yang diketahui merupakan warga  Kabupaten Nganjuk tersebut diduga tewas  dibunuh.

Baca Juga : Viral Anak Ditinggal di Masjid, Ternyata Ibunya Tak Betah Jadi LC Karaoke

Hasil identifikasi tersebut terungkap setelah  polisi membentuk tim gabungan guna mengusut kasus dugaan pembunuhan tersebut. Diketahui, Satreskrim Polres Malang telah berkolaborasi dengan Resmob Bareskrim Polri dan tim Jatanras Polda Jatim dalam melakukan penyelidikan intensif.

Perkembangan hasil penyelidikan dugaan  pembunuhan sadis tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi. "Korban diketahui merupakan remaja perempuan berusia 17 tahun asal Kabupaten Nganjuk," ujarnya .

Perwira menengah Polri dengan pangkat dua melati ini menegaskan, proses identifikasi terhadap jasad korban dilakukan melalui serangkaian proses ilmiah. "Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Satreskrim Polres Malang telah melakukan identifikasi forensik dan pemeriksaan DNA (deoxyribo nucleic acid)," ungkapnya.

Berdasarkan  serangkaian penyelidikan forensik itulah,  Taat memyatakan identitas korban merupakan seorang perempuan berusia 17 tahun asal Nganjuk. "Identitas korban berhasil kami pastikan melalui pemeriksaan DNA dan pencocokan data oleh tim Inafis Satreskrim Polres Malang," ujarnya.

Baca Juga : Balap Liar, Sejumlah Titik Ini Jadi Perhatian Serius Polisi Kota Malang

Diberitakan sebelumnya, jasad korban ditemukan pertama oleh seorang pencari kayu bakar pada Selasa (17/2/2026). Saat itu, kondisi jasad korban ldalam keadaan telanjang, tangan terikat serta mulut tersumpal dan sudah membusuk di tepi aliran sungai.

Di sisi lain, polisi hingga kini masih memburu terduga pelaku yang telah tega menghabisi nyawa korban. "Kasus ini menjadi atensi serius. Kami bekerja bersama tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri dan Jatanras Polda Jatim untuk mengungkap pelaku dan memastikan proses hukum berjalan hingga tuntas,” pungkasnya.